Kemarin sore saya
mendapat telepon dari saudara yang ada di desa, menjelaskan bahwa dia sudah
mentransfer uang seperti yang saya minta. Karena kemarin saya kurang sehat
akhirnya baru beberapa jam yang lalu saya ambil di ATM.
Karena saya mengambil
di ATM yang ada di Alfamart terdekat kost, akhirnya saya lanjut membeli
kebutuhan yang sangat mendesak di sana. Saya kaget saat kasirnya mengatakan
jumlah nominal yang harus saya bayar, Rp. 50.000,00 pun habis. Uang tinggal
70.000. saya masih harus bayar listrik Rp. 12.000.00, uang pulsa dan hutang
belanja makan kemarin senilai Rp. 18.000. akhirnya uang saya hanya tinggal
sekitar Rp. 40.000.00.
Sedangkan besok saya
harus segera daftar ujian PKL Rp. 110.000.00. sungguh sangat membingungkan dan
mampu membuat saya berpikir keras malam ini. Harus mencari kemana kekurangan
uang itu?
Padahal baru kemarin
dikirim dari rumah, sudah hampir habis, bahkan tidak cukup untuk memenuhi
kebutuhan saya. Akhirnya, demi kelancaran pendaftaran ujian PKL, saat ini saya
menghubungi sebagian teman-teman saya. Bertanya apakah mereka dapat membantu
saya untuk mencukupi kebutuhan saya untuk sementara. Ini masih dalam proses
pencarian dan menunggu kepastian. Semoga ada.
0 comments:
Post a Comment