Sunday, March 30, 2014

MEDIA ONLINE: KABAR BAHAGIA UNTUK WARGA




Setelah sekian lama masyarakat menikmati pasang surut berita koran karena banyak hal; termasuk keterbatasan waktu, ekonomi, dan tidak terjangkaunya jarak membuat sebagian masyarakat merasa tidak ada keterpihakan dalam mengkonsumsi isi atau sajian dari koran tersebut. Bahkan ironisya seorang mahasiswa pun yang seyogyanya harus update berita mengaku bahwa Koran itu termasuk ribet dalam membawanya. Berbeda dengan berita yang disajikan di situs online, yang memang tersedia untuk kita agar lebih nyaman dan cepat dalam membaca berita. Bahkan tak hanya membaca tetapi membuat pun sekarang kita sudah bisa.
Situs news online yang sekarang sudah tersebar di Indonesia membuat masyarakat lebih merasa dekat dengan berita yang tersedia bahkan mereka juga merasa lebih mudah dalam menemukan segala hal. Akan tetapi meskipun ada banyak kelebihan dari penyediaan situ nline tersebut,  kita juga harus berhati-hati. Salah satunya yaitu adanya iklan yang bersahutan di media online dan memungkinkan adanya peluang penipuan.
Selain karena adanya peluang penipuan lewat iklan, berita media online juga perlu dipahami keakuratan beritanya, seperti halnya bagaimana yang dimliki oleh media massa cetak (Koran). Karena sejatinya berita yang sangat cepat muncul di online itu adalajh berita-berita sepotong atau masih berlanjut.
Selain itu perusahan media juga masih mendapatkan keuntungan dengan hadirnya jurnalisme online, para pengiklan akan mempromosikan produknya melalui media ini. Hal ini bisa terjadi karena banyak masyarakat yang mengakses media tersebut. Dengan hadirnya jurnalisme online di industri media juga semakin membuat banyak pihak merasa diuntungkan, karena melalui masyarakat para wartawan dapat mengetahui sebuah isu yang terjadi di masyarakat (Marcy, 2011).
Adapun yang sangat perlu kita ingat bahwasanya jurnalisme online termasuk komposisi didalamnya, berita online itu tetap harus mengacu pada kode etik jurnalistik yang sudah dijadikan pedoman oleh wartawan-wartawan media lainnya, tidak adanya label komoditas atau penjualan jurnalisme online, meski pun dalam situs tersebut terdapat iklan-iklan yang masuk dan memang memiliki peraturan yang lain. 

Referensi:
Marcy, 2011. Organisasi Media News Online Dan Etika Jurnalistik. Online. Available at: [http://marcydreamcatcher.blogspot.com/2011/12/organisasi-media-news-online-dan-etika.html]  (Accessed 31 March 2014)

0 comments:

Post a Comment

Template by:

Free Blog Templates